- Membersihkan wajah secara teratur 2 kali sehari dengan sabun pembersih wajah yang lembut dan air hangat kuku
- Gunakan pembersih wajah yang sesuai dengan tipe kulit (berminyak, normal atau kering) agar sisa kotoran dan minyak dapat terangkat secara efektif
- Bila timbul jerawat dapat menggunakan obat jerawat yang dijual bebas, misalnya bedak kocok jerawat (lotio kumerfeldi) ataupun obat jerawat yang mengandung sulfur, asam salisilat, atau benzoil peroksida
- Hindari memencet atau memecahkan jerawat yang timbul agar tidak menimbulkan bekas yang sulit hilang
- Gunakan pelembab yang berbahan dasar air (water based) sehingga tidak menambah kelebihan minyak di wajah
- Pilih jenis kosmetik yang mengandung formula oil-free (bebas minyak) dan non-comedogenic (tidak menimbulkan komedo)
- Perbanyak konsumsi air putih, buah dan sayuran
- Hindari konsumsi makanan yang berlemak, mengandung susu atau karbohidrat tinggi
- Stop merokok
- Beristirahat cukup dan meminimalisir stres
Namun bila keluhan tidak kunjung teratasi maka sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit. Dokter terlebih dahulu akan melakukan pemeriksaan klinis untuk menilai kondisi kulit Anda dan keluhan yang timbul, sehingga penanganan yang diberikan akan dapat disesuaikan dengan kebutuhan kulit Anda. Pilihan terapi yang mungkin akan dianjurkan oleh dokter di antaranya:
- Penggunaan obat jerawat yang diresepkan oleh dokter (antibiotik, retinoid, isotretinoin, pil hormon)
- Chemical peeling (pengolesan cairan kimia khusus untuk mengelupaskan kulit sehingga dapat membuka sumbatan pori)
- Terapi cahaya (penyinaran cahaya untuk membunuh bakteri penyebab jerawat)
- Penembakan sinar laser
- dan sebagainya
Demikian semoga bermanfaat
0 Response to "Obat untuk jerawat yang membandel"
Post a Comment